Ikhlasnya hati
Seringkali di salah erti
Tulusnya budi
Tidak pernah engkau hargai
Berlalu pergi
Dengan kelukaan ini
Ku mengalah
Ku bersabar
Bertentang mata seolah-olah tiada apa
Berpaling muka ada saja yang tidak kena
Mencari sebab serta alasan yang kukuh
Supaya tercapai hajatmu
Manis di bibir memutar kata
Malah kau tuduh
Aku lah segala penyebabnya
Siapa terlena pastinya terpukau
PUJUKMU
RAYUMU
SUARAMU
Yang menagih simpati dan harapan
Engkau pasti tersenyum
Dengan pengunduran diriku
Tetapi bagiku pula
Suatu ketenangan
Andainya kita terus bersama
Belum tentu kita bahagia
Selagi tidak kau ubah
Cara hidupmu
Ada rahmatnya
Bila tidak lagi bersama
Terasa jauh
Diriku ini dengan dosa
Ku tinggalkan mu walau tanpa kerelaan
Yang nyata kau tidak berubah
Kata lah apa yang kau ingin
Selagi kau dapat berkata
Memang begitu sikap mu
Semenjak dahulu....
Saturday
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment